Komponen - komponen Komputer

Pengenalan Komponen-komponen Perangkat Keras Komputer Pribadi  Komponen-komponen perangkat keras komputer meliputi: Motherboard  (papan induk / papan utama), Mikroprosesor (atau disebut prosesor saja), RAM,  Cassing, VGA Card, Disk Drive, Hard disk, CD ROM, monitor dan lain- lain.
  1. Motherboard (papan induk / papan utama)  Adalah papan utama yang menampung komponen -komponen utama seperti Mikroprosesor, RAM, ROM (dalam hal ini ROM BIOS atau sering disebut  BIOS atau CMOS). PCB motherboard terbuat dari fiberglass dan track  tembaga menghubungkan antar komponen. Kemampuan dan kecepatan kerja  komputer ditentukan juga oleh motherboard. 
  2. Mikroprosesor (atau disebut prosesor saja)  Dalam hal ini Mikroprosesor akan berfungsi sebagai CPU (Central Processing  Unit), yaitu unit pengolah pusat yang merupakan otak dari suatu komputer  yang mengatur kinerja komputer secara keseluruhan.  CPU ini berupa sebuah chip IC yang sering disebut mikroprosesor atau disebut prosesor saja. Mikroprosesor adalah suatu rangkaian digital yang  dirancang sedemikian rupa dengan dimensi yang sangat kecil dan dibuat dalam satu chip (IC :  Integrated Circuit).  Contoh: Prosesor 8080, 80186, 80286, 80386, 80486, Intel P5 (seperti: Intel P  60, Intel P 75, Intel P 100, Intel 133, Intel P 166, Intel P 200, Intel P 233),  AMD K5, AMD K6, Cyrix MII 233, Celeron, Athlon, Pentium II, Pentium III,  Pentium 4 dan lain- lain.
  3. RAM (Random Access Memory = Memori Baca-Tulis)  RAM atau sering disebut memori saja,  adalah bagian penting dari komputer  dimana program yang dijalankan di komputer semua diolah di dalam memori  ini.  RAM atau memori yang dapat diakses secara acak, merupakan memori  yang dapat dibaca dan ditulisi. Data dan Program yang tersimpan di RAM bersifat sementara selama komputer hidup, jika komputer dimatikan data dan program yang ada akan hilang (dikosongkan lain).  
  4.  VGA (Video Graphic Adapter) Card Fungsi VGA Card adalah mengubah sinyal digital dri komputer menjadi  tampilan grafik di layar monitor.  VGA Card sering juga disebut Card display, kartu VGA atau kartu grafis. Tempat melekatnya kartu grafis disebut slot expansi.  Cara memperbaiki kerusakan VGA Card: 
-        Cek hubungan / konektor
-        Coba pasang pada slot expansi yang lain
-        Ganti baru VGA Card


 
  1. Sound Card  Merupakan peripheral untuk menghasilkan sound (suara).
  2.  LAN Card Merupakan peripheral untuk keperluan jaringan komputer (koneksi antar komputer, misalnya untuk keperluan dalam aplikasi internet).
  3.  Disk Drive Adalah alat untuk menulis ke disket (alat untuk transfer / pemindahan data dari atau ke disket). Misalnya kita mempunyai data di hard disk komputer kita  kemudian kita ingin mencetak (menge-print) data tersebut sementara kita tak  punya printer, maka kita dapat memindahkan data tersebut ke disket dulu  kemudi an dapat menge-print di rental, di rumah teman atau tempat lain dengan membuka kembali data yang ada di disket kita tersebut.
  4. Hard disk Fungsi hard disk pada dasarnya seperti disket, tetapi mempunyai kapasitas  penyimpanan yang lebih besar. Jika pada disk  drive, disket terpisah dari disk drive, pada hard disk pada  dasarnya keduanya digabungkan jadi satu dan tidak dapat dipisahkan.  Hard disk harus mendapat perhatian yang lebih, karena umumnya mudah rusak akibat terjatuh atau mendapat goncangan yang cukup keras serta  harganya yang mahal.
  5. CD ROM (Compact Disk Read Only Memory)  CD ROM sangat berguna untuk mendistribusikan program-program dan data  yang sangat besar. CD ROM digunakan untuk membaca program atau data  yang ada di dalam CD. Kapasitas CD dapat menyimpan  sampai 650 MB  (untuk piringan berdiameter 120mm). Jumlah ini ekivalen dengan jumlah data  yang dapat disimpan dalam lebih dari 450 disket ukuran 3 ½ inchi (1,44 MB).
  6.  Cassing  Fungsi Cassing adalah kotak / wadah dari semua komponen pembentuk suatu  PC (Personal Computer = komputer pribadi). Setiap pembelian suatu jenis  Cassing selalu disertai dengan  power supply. Jadi pembelian suatu jenis  cassing menentukan kualitas dari suatu power supply itu sendiri.
  7. Keyboard  Merupakan salah satu alat input komputer untuk  memasukan data atau perintah (instruksi).
  8.  Mouse  Mouse juga salah satu alat input komputer seperti keyboard, tetapi untuk  memasukan data dan memberikan perintah (instruksi) dilakukan dengan  menunjuk dan meng-klik.
  9.  Monitor  Alat ouput komputer untuk menampilkan grafis sehingga brainware (manusia  pengguna) dan berinteraksi dengan komputer.

Central Processing Unit (CPU)
CPU (Central Processing Unit), atau lebih dikenal dengan istilah Prosessor  adalah komponen utama dalam system komputer. Prosessor mengeksekusi  instruksi dan memanipulasi data.  Ada banyak faktor yang mempengaruh performansi suatu prosessor, yaitu :
Lebar Data Bus
Merujuk pada ukuran data bus dalam bits. Pada saat prosessor pertama  yaitu  Processor 8088 dirilis, ukuran data busnya 8 bits. Ini berarti prosessor  tersebut dapat mengakses satu karakter setiap waktu (Sbits = satu karakter) setiap  kali data dibaca dan ditulis ke memori.  Prosessor menggunakan  data bus untuk mentransfer data diantaranya dan  system  memori (RAM and ROM) dan peripheral devices. Ukuran bit kemudian  menentukan berapa banyak karakter yang dapat ditransfer setiap waktu. Data  bus 8 bits  mentransfer satu karakter setiap waktu, data bus 16-bit dapat  mentransfer 2 karakter  setiap waktu dan data bus 32-bit dapat mentransfer 4  karakter setiap waktu. Ini  berarti bahwa pada kenyataannya prosessor dijalankan  dengan kecepatan yang tetap, data yang ditransfer pada data bus 32 bit dapat  ditransfer 4 kali lebih cepat daripada pada data bus 8 bit.  Oleh karenaya kecenderungan prosessor yang terbaru adalah dengan  meningkatkan ukuran dari data bus.
Kecepatan Processor /Clock Rate
Kecepatan prosessor menunjuk pada kecepatan c lock yang menjalankan  prosessor.  Awalnya, 8088 processor dirilis dengan kecepatan 4.77MHz. Yang  merujuk pada frekuensi  sinyal  yang diaplikasikan terhadap prosessor. Sinyal ini  digunakan untuk  memperoleh waktu operasi (timing operation) yang diperlukan prosessor untuk mentransfer data. Pada umumnya, semakin tinggi  (cepat) sinyal clock berarti  semakin cepat operas! yang dapat dibentuk oleh   prosessor.  Saat ini, processor Pentium dijalankan pada kecepatan 200MHz atau lebih.  Jumlah operas!  atau instruksi per detik berhubungan dengan clock cycles, yang  ditentukan oleh frekuensi clock yang diaplikasikan ke processor.

Input/Output (IP) Bus Speed
Berhubungan dengan kecepatan dari Input/Output bus (peralatan seperti  video dan  hard disk) yang dapat  dijalankan.  IBM-PC asli menjalankanekspansi  I/O bus (yang disebut ISA) pada 8 MHz, tapi yang lebih baru menggunakan  10 atau 12 MHz.  Sistem bus yang lain menggunakan kecepatan berbeda untuk mencapai transfer data  yang lebih tinggi atau lebih cepat (lebih banyak data per  detik).  Kebutuhan untuk bandwidth yang tinggi diperlukan untuk tampilan  resolusi grafik  tingkat tinggi, sound dan video. ISA bus tidak sesuai lagi untuk  aplikasi multimedia  yang membutuhkan bandwidth tinggi, sehingga digantikan  oleh PCI (Peripheral Connect Interface) yang mendukung rate transfer data lebih  cepat. Card yang dibuat  untuk satu sistem bus seperti ISA tidak dapat digunakan  pada tipe bus yang berbeda. Processor modern melakukan eksekusi dengan sangat cepat dan seringkali  perlu  diperlambat saat mengakses peralatan. Ini berarti pada saat procesor  mengakses peralatan, maka akan berpengaruh pada keseluruhan performa.  Sebagai contoh,  processor 200 MHz diperlambat  menjadi  100 MHz pada waktu  mengeksekusi I/O  devices. Perlambatan ini tergantung pada sejumlah  faktor  tertentu.  Pengenalan status wait ke dalam tahapan transfer data memperlambat  kecepatan  processor. Status wait adalah lebih dari satu processor clock cycle dimana processor merequest data dari device, kemudian menunggu sampai data  tersebut didapatkan.  Tahapan menunggu ini diperluas menjadi periode tunggu  normal, yang disebut status wait, dan dapat terdiri dari 1,2, atau lebih clock cycle.  Rendahnya kecepatan status wait pada saat mengakses I/O devices  akan menyebabkan semakin tingginya performa dari  sistem komputer. Semakin  banyak  status wait yang terlibat, membuat performa sistem secara  keseluruhan akan menurun.

Internal CPU Architecture
Central processor (CPU) adalah  chip yang berlaku sebagai pusat  pengontrol  keseluruhan operasi. Yang akan mengeksekusi instruksi (program) yang diisikan ke dalam bagjan memory.  Operasi -operasi dasar yang terlibat: 
-  Transfer data diantara CPU sendiri dan bagian memory 
-  Manipulasi data dalam bagian memory atau penyimpanan secara internal
-  Transfer data diantara CPU sendiri  dan I/O devices
CPU disebut sebagai  otak  dari system komputer. Yang menyediakan semua timing dan control signals yang diperlukan untuk melakukan transfer data dari satu titik ke titik yang lain dalam system komputer.

Cache Memory, level 1 dan level 2
Cache memory adalah suatu blok dari high- speed memory yang terletak  diantara CPU dan main memory yang digunakan untuk menyimpan data dan  instruksi yang sangat sering digunakan. Penggunaan cache memory dapat  meningkatkan unjuk kerja processor karena mengurangi waktu akses ke main  memory yang mempunyai kecepatan lebih rendah untuk setiap transaksi yang
terjadi.  Untuk mengatasi masalah di atas antara lain dengan cara mengembangkan  suatu jenis RAM yang sangat cepat. Tetapi meskipun begitu tidak ada suatu  SDRAM  yang kecepatannya bisa menyamai kecepatan microprocessor. Oleh  karena itu tidak  ada SRAM yang dapat menggantikan SDRAM atau jenis RAM  lain yang lebih dulu ada seperti EDO RAM atau DRAM.  Para ahli melakukan riset untuk mengembangkan suatu jenis memory yang  super cepat dengan biaya yang tidak terlalu mahal. Memory dengan kapasitas  yang kecil tersebut berfungsi sebagai buffer antara processor dan RAM. Memory   inilah  yang pada akhirnya disebut cache memory seperti terlihat pada gambar  berikut ini:
Jika processor membutuhkan suatu data, pertama-tama ia akan  mencarinya  pada cache. Jika data ditemukan, processor akan langsung  membacanya dengan  delay yang sangat kecil. Tetapi jika data yang dicari tidak ditemukan, processor akan  mencarinya pada RAM yang kecepatannya lebih  rendah. Pada umumnya, cache  dapat menyediakan data yang dibutuhkan oleh  processor sehingga pengaruh kerja  RAM yang lambat dapat dikurangi. Dengan  cara ini maka memory bandwidth akan naik dan kerja processor menjadi  lebih  efisien Processor mempunyai kecepatan yang jauh lebih tinggi daripada RAM.
Sebagai contoh, Intel Celeron 500 dan PC100 SDRAM. Pada 500 MHz, setiap  CPU  clock membutuhkan hanya 2 ns (nano second), sedangkan PC 100  SDRAM membutuhkan 20-30 ns untuk setiap pembacaan pertama dan 10 ns untuk  pembacaan  berikutnya. Hal ini berarti ada sedikitnya 5 CPU clock cycle yang  beaada di antara setiap SDRAM cycle.  Cache memory biasanya mempunyai beberapa level yang menunjukkan  tingkat  kedekatannya dengan microprocessor. Contoh, LI cache ada pada chip  yang sama dengan microprocessor (built- in), sedangkan L2 cache adalah cache  memory yang  merupakan chip tersendiri yang terpisah dari microprocessor  seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut ini:
Semakin besar kapasitas cache  memory, unjuk kerja  komputer secara keseluruhan  juga akan meningkat  drastis. Komponen-komponen dari Motherboard.  Kalau kita mengamati sebuah motherboard, maka kita akan mendapati  bahwa sebenarnya ia terdiri atas banyak komponen. Komponen ini saling  berhubungan dan bekerja sama.  Ada banyak sekali produsen motherboard  diantaranya adalah Intel,  ASUS,  Iwill, Abit dan masih banyak yang lain. Motherboard menggabungkan seluruh  komponen PC, mulai dari prosesor,  memory sound card, I/O, dsb. Komponen-komponen dari Motherboard.  Berikut  akan dijelaskan secara garis besar beberapa komponen utama dari motherboard
serta istilah yang biasa kita dengar tentang motherboard.
  1. Soket Prosesor
Merupakan tempat untuk menaruh prosesor. Tipe Soket itu mulai digunakan  mulai prosesor 286 hingga sekarang. Ada beberapa jenis soket prosesor,  contohnya : DIP (40 pin) untuk processor 8088/8086, socket  3 (168 pin)  untuk processor 486, soket 5 dan 7 (321 pin) untuk processor pentium, socket 8  (371 pin) untuk processor Pentium Pro, slot 1 untuk Pentiumll, solot a  untuk
AMD K7, dan sebagainya  Pilihan lain selain soket yaitu sistem slot pernah dipakai untuk prosesor Pentium II dan Pentium III generasi pertama, tetapi lantaran ongkos  produksinya yang lebih mahal ketimbang memakai soket maka  kemudian  ditinggalkan lagi.  Contoh lain: Soket 7 untuk prosesor Intel Pentium P55C (Pentium MMX),  Cyrix/IBM 6x86L/6x86MX/MII dan AMD K6/K6-2/K6-III, soket 370 untuk  prosesor Intel Pentium III dan Celeron, Soket A untuk prosesor AMD Athlon  dan Duron serta Soket 423/478 untuk prosesor Pentium 4.
  1. Soket Memori 
Soket ini merupakan tempat untuk menempatkan memori (dalam hal ini yang  dimaksud adalah RAM) pada motherboard. Soket memori memiliki bentuk  yang berbeda untuk jenis memori yang berbeda pula. Kebanyakan  motehrboard memiliki soket sebanyak 3 atau 4 buah tergantung dari chipset yang digunakan.  Untuk memori EDO, soket SIMM yang harus dimiliki adalah soket 72 pin (dulu ada yang tipe 30 pin), untuk memori SDRAM, soket DIMM yang harus  dimiliki adalah soket 168 pin, sementara untuk jenis DDR, soket yang  dipasang adalah soket 184 pin.
  1.  CMOS
Singkatan dari  Complementary Metal Oxide Semiconductor. Dari bentuknya  sudah kelihatan, ia merupakan komponen berbentuk IC ( integreted circuit)  yang fungsinya menampung setting BIOS dan dapat tetap menyimpan  settingannya selama baterai yang men -supply  masih baik. Dalam hal ini CMOS  adalah ROM BIOS.  Ada beberapa produsen seperti PhoenixBIOS, AMIBIOS (American Megatrends  Inc.), dan AWARDBIOS. Masing-masing produsen  memiliki tampilan dan fitur BIOS Setup tersendiri.
  1. Chipset
Ada beberapa produsen chipset yaitu OPTI, UMC, Ali (ACER Laboratories  Inc), SiS, VIA dan si raja chipset Intel Corp. Beberapa contoh chip Intel:  
-          i430FX (Triton I), i430HX (Tritonll), I430VX  Tritonlll), i430TX,  semuanya  mendukung socket 5/7.
-          i450GX (Orion), i450KX(Mars) mendukung Pentium Pro.
-           i450FX (Natoma), i440BX, i440GX, i440NX mendukung Pentium II
Komponen pada motherboard yang satu ini kebanyakan terdiri atas dua buah  chip, north bridge  dan  south bridge. Meski demikian, ada pula yang hana terdiri dari satu chipset yang sudah terintegrasi seperti Sis 735 yang  support  untuk prosesor AMD.  
Fungsi utama  chipset adalah mengatur aliran data antar komponen yang  terpasang pada  otherboard.  Dua buah chipset yang biasanya ada pada motherboard sendiri punya tugas  yang berbeda satu dengan yang lain.  Chip pada  noth bridge berfungsi untuk  mengatur aliran data dari dan ke prosesor, bus AGP dan memori utama sistem  (RAM dan ROM). Sementara,  chips south bridge mengaur aliran data dari  piranti input output, bus PCI, interface hard disk dan floppy serta piranti  eksternal lainnya. Berhubung  chip north bridge lebih vital kerjanya dibanding  south bridge, tak heran jika chip inilah yang dipasangi  heatsink, fan, atau  kombinasi heatsink dan fan oleh pabrik pembuatnya.
  1. Slot Expansi 
Adalah untuk memasang perangkat seperti VGA Card, Sound Card, LAN Card, TV Tuner internal atau modem internal. Ada beberapa jenis slot ekspansi:
-          ISA 8-bit
-          ISA 16-bit
-          EISA 32-bit
-          VESA 32-bit
-          MCA 32-bit
-          PCI 32-bit
-           AGP 64-bit
Slot ini mempunyai beberapa teknologi, yaitu VESA  (Video electronic  Standart Association) atau sering disebut VL-BUS atau VLB ( VESA Local Bus), ISA  (Industtry Standart Architecture), EISA (Extended ISA), PCI (Peripheral Component Interconnect), AGP (Accelerated Graphics Port).
  1. Port Piranti Eksternal (Serial, Paralel, audio, USB)
Terdapat 2 port serial (COM1 dan COM2) serta 1 port paralel (LPT1).  Biasanya letaknya berada di posisi belakang motherboard. Fungsinya sebagai  sarana untuk memberikan masukan (input) dan keluaran (output) pada sistem  komputer. Motherboard generasi sekarang ini sudah menyertakan pula  port  USB (Universal Serial Bus)  untuk berhubungan dengan peripheral lain seperti  printer, scanner, kamera digital dan peripheral lain yang berbasis USB. Selain  port USB, terkadang pada beberapa motherboard disertakan pula port ethernet  untuk masuk dalam jaringan komputer. Tipe yang semacam ini memang tidak  terlalu banyak, namun sangat membantu terutama untuk digunakan pada  perkantoran kecil atau warnet yang punya anggaran minim.
  1. Soket Catu Daya (power supply, fan)
Fungsinya untuk menyuplai power ke semua komponen yang tersambung  pada motherboard. 
  1. Konektor Cassing
Berfungsi untuk menyampungkan tombol/saklar dan indikator pada cassing ke motherboard. Pada  motherboard yang berbasis Pentium 4, diserati pula port  konektor tambahan sebesar 12 volt agar prosesor bisa bekerja.
  1. Konektor IDE dan Floppy
Umumnya terdapat 2 port IDE (Primary dan Secondary) serta 1 port FDD. Pasti anda sudah tahu fungsinya,  yaitu merupakan  interface yang  menyambungkan hard disk dan  floppy disk ke motherboard. Saat ini  interface hard disk pada motherboard yang banyak digunakan adalah IDE Ultra  ATA/100 yang mampu memberikan kecepatan transfer hingga 100 MB/detik.

Ukuran Motherboard
Ukuran Motherboard ada beberapa jenis mulai dari AT, Micro ATX dan ATX.  Hal ini hanya berpengaruh pada pilihan cassing yang akan digunakan   
Istilah- istilah pada Motherboard
ü  BIOS
BIOS, singkatan dari  Basic Input/Output system. Merupakan kumpulan  informasi motherboard dan juga merupakan  software berisi perintah-perintah  dasar. Fungsi utamanya adalah sebagai sarana komunikasi antara sistem  operasi dengan hardware yang terpasang pada motherboard.
ü  BUS
Istilah yang menyatkan sistem aliran data yang digunakan   hardware yang  terpasang pada  motherboard untuk berkomunikasi dengan prosesor. Satuan  yang digunakan biasanya adalah frekuensi (Hertz) atau lebar bit data
ü  Clock Speed
Istilah ini digunakan untuk menyatakan kecepatan dari sebuah prosesor atau  komponen lainnya. Angka  clock speed didapat dari perkalian  multiplier terhadap FSB. Semakin tinggi clock speed, maka semakin tinggi kinerja yang dihasilkan oleh prosesor atau komponen hardware tersebut. Satuan yang  digunakan biasanya adalah MegaHertz (MHz) atau GigaHertz (GHz).  Biasanya disebut juga sebagai kecepatan eksternal dari sebuah prosesor
ü  FSB
Singkatan dari Front Side Bus, yaitu bus utama yang menghubungkan antara  prosesor dengan  chipset motherboard.  Satuan yang digunakan adalah MegaHertz (MHz). Komponen yang diletakkkan di atas prosesor. Fungsinya adalah menerap panas yang dihasilkan saat prosesor bekerja. Biasanya sebuah  heatsink dilengkapi sebuah kipas untuk menjaga agar suhu prosesor tetap stabil.
ü  Overclocking
Suatu teknik yang dilakukan untuk meningkatkan kinerja prosesor, memori,  atau kartu grafis dengan cara meningkatkan FSB atau clock speed komponen  tersebut. Teknik ini memerlukan sebuah sistem pendingin khusus pada  komponen, karena menghasilkan panas berlebih, dimana panas berlebih ini  dapat merusak sistem.

 BUS-BUS YANG  MENGHUBUNGKAN  KOMPONEN DALAM PC
Terdapat dua jenis bus-bus yang ada dalam PC, yaitu :
1.       Bus Sistem,  Yang menghubungkan CPU dengan RAM  
2.       Bus I/O , Yang menghubungkan CPU dengan komponen -komponen yang lain.  Pada   intinya,   bus   sistem   merupakan   bus   pusat.      Sesungguhnya   bus   sistem berhubungan dengan bus I/O, dan bus I/O biasanya berasal dari bus  sistem. 
3.       Bus Sistem Bus, sistem menghubungkan CPU dengan RAM dan mungkin sebuah  buffer memori/ memori penyangga (cache L 2). Bus sistem merupakan bus pusat.  Bus-bus yang lain merupakan pencabangan dari bus ini.  Bus sistem ada di motherboard.   Bus ini dirancang sesuai dengan  spesifikasi CPU.  Teknologi processor menentukan ukuran bus sistem. Pada saat  yang sama, teknologi  sistem bus berkembang untuk meningkatkan kecepatan  "traffic'Vlalu lintas pada  motherboard.    Bus sistem yang semakin cepat  memerlukan komponen-komponen elektronik lainnya yang semakin cepat juga.   Bus-bus PC merupakan "highway" jalan raya data utama pada sistem  board/papan  sistem. Bus yang menghubungkan CPU dengan RAM disebut local  bus. Kecepatan  dan lebarnya bergantung pada jenis CPU yang terpasang pada  motherboard.  Biasanya, bus sistem emmpunyai lebar 64 bit dan kecepatan  pada 66 MHz.  Kecepatan yang tinggi ini menimbulkan beberapa gangguan  elektronik dan masalah -masalah lainnya. Oleh karena itu, kecepatan tersebut harus  dikurangi saat kita  menghubungkan dengan kartu-kartu ekspansi dan beberapa  komponen lainnya.  Sangat sedikit kartu-kartu ekspansi yang dapat bekerja pada  kecepatan lebih dari 40 MHz. Oleh karena itu, PC-PC modern mempunyai bus-bus  tambahan. Komputer-komputer pribadi yang pertama hanya mempunyai satu bus,  yang menghubungkan CPU, RAM, dan komponen-komponen I/O. Generasi CPU pertama  dan kedua yang lebih tua mempunyai kecepatan frekuensi  clock relatif rendah, dan semua komponen sistem dapat bekerja pada  kecepatan  tersebut. Diantara hal -hal lainnya, ialah diperbolehkannya RAM  tambahan dipasang  pada slot ekspansi pada PC, dengan menginstall  sebuah  adapter pada slot ekspansi yang kosong. Sebuah adapter, dimana RAM terletak.  Berawal tahun 1987,  Compaq menggambarkan bagaimana memisahkan  bus sistem dari bus I/O, sehingga bus-bus tersebut dapat mempunyai kecepatan  yang berbeda. Arsitektur multi-bus telah menjadi standart industri sejak itu.    Komputer-komputer pribadi modern juga mempunyai lebih dari satu bus I/O.  Apa yang dilakukan bus I/O ? Bus-bus I/O menghubungkan CPU dengan  semua komponen yang lain, kecuali RAM. Data berpindah pada bus-bus I/O dari satu komponen ke komponen yang lain, dan data dari komponen -komponen lain ke CPU  dan RAM. Bus-bus I/O berbeda dari bus sistem dalam kecepatan.  Kecepatannya  akan selalu lebih rendah dari kecepatan bus sistem. Telah  bertahun- tahun, bermacam- macam bus I/O telah dikembangkan.   Pada PC modern biasanya akan ditemukan empat bus : 
Ø  Bus ISA, merupakan bus kecepatan rendah yang tua, segera akan dikeluarkan   dari rancangan PC
Ø  Bus PCI, merupakan bus kecepatan tinggi yang baru 
Ø  Bus USB (Universal Serial Bus) , merupakan bus kecepatan rendah yang baru.
Ø  Bus AGP yang hanya digunakan untuk kartu grafis.
Telah disebutkan sebelumnya, bus-bus I/O benar-benar merupakan  perluasan pada  bus sistem. Pada motherboard, bus sistem berakhir pada chip  kontroler, yang membentuk jembatan dengan bus-bus I/O.  Semua bus telah  menjadi  sangat penting dalam pertukaran data di  PC.  esungguhnya, semua komponen kecuali CPU berkomunikasi dengan  komponen yang lain dan dengan RAM melewati bus-bus I/O yang berbeda.  
Bus I/O Secara Fisik Secara fisik, bus I/O  terdiri dari satu atau lebih jalur pada PCB  (Printed Circuit  Board) papan rangkaian tercetak. Jalur-jalur ini digunakan  sebagai:
ü  Jalur-jalur data, yang masing-masing jalur dapat memindahkan satu bit setiap  saat
ü  Jalur-jalur alamat, yang menentukan dimana data-data harus dikirim
ü  Jalur-jalur lain untuk ti k clock, tegangan, sinyal pemeriksa, dll.

0 komentar:

Copyright © Anin Tiar Blog